PENDAHULUAN
Perguruan tinggi sebagai institusi kampus yang mempunyai tugas, salah satunya adalah.mengembangkan pendidikan pada peserta didiknya, yakni mahasisiwa. Maka pengembangan kehidupan jelas-jelas merupakan bagian integral dalam sisitem pendidikan nasional, demi terbentuknya mahasiswa Pancasila sebagai kesempurnaan kegiatan kurikuler. Sebagai konsekuensinya, organisasi kemahasiswaan perlu ditingkatkan perannya sebagai perangkat Perguruan Tinggi untuk membina kekeluargaan antara sesama civitas akademik.
Mahasiswa adalah bagian dari pemuda dan masyarakat Indonesia yang mempunyai kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Di tangan mahasiswa, masa depan bangsa dan negara ditentukan, oleh karena itu tanggung jawab mahasiswa pada bangsa dan negara tidak hanya diukur dari target akademik semata, tetapi mahasiswa harus mampu menjadi motivator dan dinamisator dari segenap aspek kehidupan masyarakat. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya sebagai sasaran pembangunan nasional akan dapat tercapai apabila segenap komponen di dalamnya (bangsa) dapat memfungsikan dan memposisikan keberadaannya secara tepat. Proporsi dan tanggung jawab yang disertai sikap ikhlas dalam dirinya. Mahasiswa merupakan elemen terpenting dalam proses reformasi di negara Indonesia, dimana peran nyata pemuda dan mahasiswa semakin dituntut oleh masyarakat terutama dalam menyelamatkan dan menangkis berbagai bentuk ancaman, gangguan dan hambatan pembangunan Indonesia.
Mahasiswa yang berkesempatan mengaktualisasikan minatnya dalam kegiatan ekstra kurikuler akan menambah kapasitas prestasi dan kualitas individu dalam proses pematangan, proses pendewasaan baik mental maupun fisik untuk dapat menyikapi dan menepatkan posisi dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar